Hino 136 HDX 5.8 PTO: Harga Sasis, Spesifikasi & Simulasi Kredit

Hino 136 HDX 5.8 PTO: Harga Sasis, Spesifikasi & Simulasi Kredit

Hino 136 HDX 5.8 PTO 2026: Harga, Spesifikasi, Muatan, Konsumsi BBM dan Simulasi Kredit

Hino 136 HDX 5.8 PTO merupakan salah satu varian Hino 300 Series yang dirancang untuk kebutuhan usaha angkutan dengan aplikasi khusus yang membutuhkan Power Take-Off (PTO).

Berbeda dengan truk biasa, varian PTO memungkinkan tenaga dari mesin diteruskan untuk menggerakkan perangkat tambahan seperti sistem hydraulic. Karena itu, Hino 136 HDX 5.8 PTO banyak dipertimbangkan untuk aplikasi seperti dump truck, arm roll, tangki, crane, compactor, dan berbagai kendaraan khusus.

Truk ini menggunakan mesin diesel N04C-WY berkapasitas 4.009 cc, dengan tenaga maksimum 136 PS dan torsi maksimum 40 Kgm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan dan final gear ratio sekitar 5.857.

Dengan GVW sekitar 8.600 kg, Hino 136 HDX 5.8 PTO menawarkan kombinasi antara kapasitas angkut, performa mesin dan fleksibilitas karoseri.

Bagi pengusaha yang membutuhkan truk Hino 6 roda dengan PTO, varian ini menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan.


Apa Itu Hino 136 HDX 5.8 PTO?

Hino 136 HDX 5.8 PTO adalah chassis Hino 300 Series 136 HDX 5.8 yang telah disiapkan untuk penggunaan Power Take-Off (PTO).

PTO merupakan perangkat yang memungkinkan tenaga mesin digunakan untuk menggerakkan peralatan tambahan.

Pada kendaraan komersial, PTO biasanya digunakan untuk menggerakkan:

  • Hydraulic dump
  • Hydraulic arm roll
  • Hydraulic crane
  • Pompa tangki
  • Compactor
  • Peralatan khusus lainnya

Jadi, jika kebutuhan bisnis Anda hanya mengangkut barang menggunakan bak terbuka, varian tanpa PTO mungkin sudah cukup.

Namun apabila kendaraan akan menggunakan sistem hydraulic atau perangkat tambahan yang membutuhkan tenaga dari mesin, Hino 136 HDX 5.8 PTO lebih sesuai.


Spesifikasi Hino 136 HDX 5.8 PTO

Berikut tabel spesifikasi utama Hino 136 HDX 5.8 PTO:

Spesifikasi Hino 136 HDX 5.8 PTO
Model Hino 300 136 HDX 5.8 PTO
Konfigurasi 6 x 2 / 6 roda
Mesin N04C-WY
Jenis mesin Diesel 4 langkah
Jumlah silinder 4 silinder segaris
Kapasitas mesin 4.009 cc
Diameter x langkah 104 x 118 mm
Teknologi Common Rail + VNT Turbo + Intercooler
Standar emisi Euro 4
Tenaga maksimum 136 PS / 2.500 rpm
Torsi maksimum 40 Kgm / 1.400–2.500 rpm
Transmisi RE61
Percepatan 6 maju + 1 mundur
Final Gear Ratio 5.857
PTO Tersedia
GVW 8.600 kg
Wheelbase 3.380 mm
Panjang keseluruhan ±6.026 mm
Lebar ±1.945 mm
Tinggi ±2.154 mm
Ukuran ban 7.50-16-14PR
Jumlah ban 6 + 1 cadangan
Kapasitas tangki BBM ±100 liter
Power Steering Ya
Suspensi depan Rigid Axle + Semi Elliptic Leaf Spring
Rem Vacuum Servo Dual Circuit + Booster

Hino mencantumkan spesifikasi 136 HDX dengan mesin N04C-WY 4.009 cc, tenaga 136 PS, torsi 40 Kgm, transmisi RE61, final gear 5.857 dan GVW 8.600 kg. (hino.co.id)


Mesin Hino 136 HDX 5.8 PTO

Hino 136 HDX 5.8 PTO menggunakan mesin diesel N04C-WY dengan kapasitas 4.009 cc.

Mesin ini menggunakan konfigurasi 4 silinder segaris dan dilengkapi teknologi turbocharger serta intercooler.

Spesifikasinya:

Kapasitas mesin

4.009 cc

Tenaga maksimum

136 PS pada 2.500 rpm

Torsi maksimum

40 Kgm pada 1.400–2.500 rpm

Karakter torsi yang tersedia mulai dari rpm rendah sampai menengah sangat membantu untuk kendaraan komersial yang bekerja membawa muatan.

Ketika kendaraan membawa beban dan harus mulai bergerak, mesin membutuhkan torsi yang cukup besar agar kendaraan dapat bergerak dengan baik.


Apa Fungsi PTO pada Hino 136 HDX 5.8?

PTO merupakan salah satu alasan utama seseorang memilih varian ini.

Power Take-Off mengambil sebagian tenaga dari mesin atau transmisi untuk menggerakkan peralatan tambahan.

Contoh paling umum adalah:

Dump Truck

PTO menggerakkan pompa hydraulic yang digunakan untuk mengangkat bak.

Ketika pengemudi mengaktifkan sistem hydraulic, tekanan oli akan menggerakkan cylinder sehingga bak dapat terangkat.

Arm Roll

PTO digunakan untuk menjalankan sistem hydraulic yang menggerakkan lengan arm roll.

Crane

Pada kendaraan crane tertentu, PTO dapat digunakan untuk menggerakkan sistem hydraulic crane.

Tangki

PTO dapat digunakan untuk menggerakkan pompa tertentu pada kendaraan tangki.

Compactor

PTO dapat digunakan sebagai sumber tenaga untuk perangkat hydraulic atau mekanis kendaraan khusus.

Karena itu, memilih chassis PTO sejak awal bisa menjadi langkah yang lebih praktis apabila kendaraan memang akan digunakan dengan perangkat tambahan.


Hino 136 HDX 5.8 PTO untuk Dump Truck

Salah satu penggunaan paling umum adalah sebagai dump truck.

Untuk aplikasi ini, PTO digunakan untuk menggerakkan sistem hydraulic.

Ketika pengemudi mengaktifkan PTO:

Mesin → PTO → Hydraulic Pump → Oli Hydraulic → Hydraulic Cylinder → Bak Terangkat

Dengan sistem tersebut, pengemudi dapat menaikkan bak untuk menurunkan material.

Hino 136 HDX 5.8 PTO dapat digunakan untuk mengangkut:

  • Pasir
  • Tanah
  • Batu
  • Material konstruksi
  • Material perkebunan
  • Material proyek

Ukuran bak dapat disesuaikan dengan kebutuhan.


Kapasitas Muatan Hino 136 HDX 5.8 PTO

Hino 136 HDX 5.8 PTO mempunyai GVW sekitar:

8.600 kg atau 8,6 ton

Namun GVW bukan berarti kendaraan dapat membawa 8,6 ton barang.

GVW adalah berat total kendaraan dalam kondisi bermuatan.

Secara sederhana:

GVW = berat chassis + karoseri + pengemudi + BBM + perlengkapan + muatan

Jika berat chassis berada di sekitar 2,4 ton, maka terdapat sekitar 6,2 ton ruang berat sebelum memperhitungkan karoseri dan perlengkapan.

Contoh:

Komponen Perkiraan
GVW 8.600 kg
Chassis ±2.410 kg
Karoseri dump ±1.600 kg
Sistem hydraulic ±150 kg
Pengemudi & perlengkapan ±100 kg
Sisa teoritis untuk barang ±4.340 kg

Angka tersebut hanyalah contoh perhitungan.

Berat karoseri sebenarnya dapat berbeda tergantung spesifikasi.

Karena itu, kapasitas muatan aktual sebaiknya ditentukan setelah kendaraan selesai dibuat dan ditimbang.


Berapa Kapasitas Bak Hino 136 HDX 5.8 PTO?

Untuk aplikasi dump truck, beberapa pilihan volume bak yang dapat digunakan antara lain:

Volume Bak Penggunaan
5 m³ Material berat
6 m³ Material proyek
7 m³ Material ringan-menengah
8 m³ Material ringan dengan kontrol muatan

Ukuran tersebut merupakan contoh pilihan karoseri dan bukan batas kapasitas muatan resmi chassis.

Hal terpenting adalah jangan menyamakan volume bak dengan berat muatan.

Contohnya:

Jika sebuah bak mempunyai volume 8 m³ dan digunakan untuk material dengan berat jenis 1,5 ton/m³:

8 × 1,5 = 12 ton

Jelas angka tersebut terlalu berat untuk chassis dengan GVW 8,6 ton.

Maka bak 8 m³ harus digunakan dengan pengaturan volume muatan yang sesuai.


Hino 136 HDX 5.8 PTO Cocok untuk Usaha Apa?

Varian ini cocok untuk berbagai jenis usaha yang membutuhkan chassis dengan PTO.

1. Usaha Dump Truck

Untuk mengangkut:

  • Pasir
  • Batu
  • Tanah
  • Material proyek

2. Usaha Arm Roll

Untuk mengangkut container atau kebutuhan pengelolaan sampah.

3. Kendaraan Tangki

Bisa digunakan untuk kendaraan tangki air maupun aplikasi cairan lainnya.

4. Kendaraan Crane

Dapat digunakan sebagai basis kendaraan crane tertentu yang membutuhkan sistem hydraulic.

5. Kendaraan Perkebunan

PTO dapat dimanfaatkan untuk aplikasi khusus yang membutuhkan hydraulic atau pompa.

6. Kendaraan Khusus

Chassis dapat dikembangkan menjadi berbagai kendaraan operasional sesuai kebutuhan perusahaan.


Konsumsi BBM Hino 136 HDX 5.8 PTO

Konsumsi solar Hino 136 HDX 5.8 PTO tidak dapat ditentukan hanya dari spesifikasi mesin.

Dalam penggunaan nyata, konsumsi BBM dipengaruhi oleh:

  • Berat muatan
  • Kondisi jalan
  • Tanjakan
  • Kecepatan
  • Kemacetan
  • Kondisi ban
  • Tekanan ban
  • Gaya mengemudi
  • Kondisi mesin
  • Jenis karoseri
  • Penggunaan PTO

Sebagai estimasi operasional, konsumsi BBM dapat berada di kisaran:

±4,5–7 km/liter

Angka tersebut adalah perkiraan, bukan angka konsumsi resmi pabrikan.

Pada pekerjaan berat, konsumsi dapat lebih boros.

Misalnya dump truck membawa muatan mendekati batas kemampuan dan bekerja di daerah berbukit, konsumsi solar bisa lebih rendah.

Sebaliknya, kendaraan yang bekerja di jalan relatif datar dengan muatan sesuai dan pengemudi menerapkan eco-driving dapat menghasilkan konsumsi lebih baik.


Menghitung Biaya Solar

Misalnya konsumsi kendaraan:

5 km/liter

Jarak operasional:

200 km/hari

Kebutuhan solar:

200 ÷ 5 = 40 liter/hari

Jika harga solar diasumsikan:

Rp6.800/liter

Maka biaya BBM:

40 × Rp6.800 = Rp272.000/hari

Jika kendaraan bekerja 26 hari:

Rp272.000 × 26 = Rp7.072.000/bulan

Ini hanya contoh perhitungan.

Harga BBM dan konsumsi aktual tentu dapat berubah.


Harga Hino 136 HDX 5.8 PTO 2026

Harga kendaraan dapat berbeda berdasarkan wilayah, dealer, program diskon, status harga chassis maupun kelengkapan karoseri.

Sebagai referensi harga 2026, daftar harga dealer Hino Jakarta mencantumkan:

Hino 136 HDX 5.8 PTO: sekitar Rp456.300.000

Harga tersebut merupakan harga chassis dan belum termasuk BBN serta karoseri. Harga juga dapat berubah mengikuti kebijakan dealer dan program penjualan. (hinojakarta.com)

Dengan demikian, jika kendaraan akan digunakan sebagai dump truck, pembeli masih perlu menyiapkan biaya untuk:

  • Bak dump
  • Hydraulic system
  • Subframe
  • PTO
  • Instalasi
  • Pengecatan
  • Perlengkapan tambahan

Perkiraan Harga Hino 136 HDX 5.8 PTO + Dump

Sebagai gambaran:

Komponen Estimasi
Chassis Hino 136 HDX 5.8 PTO Rp456.300.000
Karoseri dump ±Rp55.000.000
Hydraulic system ±Rp10.000.000
Instalasi/perlengkapan ±Rp5.000.000
Estimasi total ±Rp526.300.000

Harga karoseri bisa lebih murah atau lebih mahal tergantung:

  • Volume bak
  • Ketebalan plat
  • Jenis hydraulic
  • Merek hydraulic
  • Model subframe
  • Sistem pintu
  • Material bak
  • Spesifikasi yang diminta

Karena itu, harga final harus mengikuti quotation dealer dan karoseri.


Simulasi Kredit Hino 136 HDX 5.8 PTO

Berikut contoh simulasi kredit menggunakan harga chassis:

Harga kendaraan: Rp456.300.000

Asumsi:

  • DP 30%
  • Bunga flat 8% per tahun
  • Belum termasuk biaya administrasi
  • Belum termasuk asuransi
  • Belum termasuk provisi
  • Belum termasuk fidusia
  • Belum termasuk biaya karoseri

DP 30%

Rp456.300.000 × 30% = Rp136.890.000

Pokok pembiayaan:

Rp456.300.000 – Rp136.890.000 = Rp319.410.000


Kredit 1 Tahun

Bunga:

Rp319.410.000 × 8% × 1 = Rp25.552.800

Total pembayaran:

Rp344.962.800

Estimasi angsuran:

±Rp28.747.000/bulan


Kredit 2 Tahun

Bunga:

Rp319.410.000 × 8% × 2 = Rp51.105.600

Total:

Rp370.515.600

Estimasi cicilan:

±Rp15.438.000/bulan


Kredit 3 Tahun

Bunga:

Rp319.410.000 × 8% × 3 = Rp76.658.400

Total:

Rp396.068.400

Estimasi cicilan:

±Rp11.002.000/bulan


Kredit 4 Tahun

Bunga:

Rp319.410.000 × 8% × 4 = Rp102.211.200

Total:

Rp421.621.200

Estimasi cicilan:

±Rp8.784.000/bulan


Tabel Simulasi Kredit

Tenor DP 30% Pokok Kredit Estimasi Cicilan/Bulan
1 Tahun Rp136,89 juta Rp319,41 juta ±Rp28,75 juta
2 Tahun Rp136,89 juta Rp319,41 juta ±Rp15,44 juta
3 Tahun Rp136,89 juta Rp319,41 juta ±Rp11,00 juta
4 Tahun Rp136,89 juta Rp319,41 juta ±Rp8,78 juta

Catatan: angka di atas adalah simulasi matematika menggunakan bunga flat 8% per tahun, bukan penawaran resmi perusahaan leasing. Cicilan aktual dapat berbeda karena adanya bunga leasing, asuransi, administrasi, provisi, fidusia dan biaya lainnya.


Perbedaan Hino 136 HDX 5.8 dan 136 HDX 5.8 PTO

Secara dasar, mesin dan karakter chassis keduanya sama.

Perbedaan utama terdapat pada kesiapan untuk penggunaan Power Take-Off.

Spesifikasi 136 HDX 5.8 136 HDX 5.8 PTO
Mesin N04C-WY N04C-WY
Kapasitas 4.009 cc 4.009 cc
Tenaga 136 PS 136 PS
Torsi 40 Kgm 40 Kgm
Transmisi RE61 RE61
Final Gear 5.857 5.857
GVW 8.600 kg 8.600 kg
PTO Tidak/tergantung aplikasi Ya
Dump Hydraulic Perlu sistem PTO Cocok
Arm Roll Perlu sistem PTO Cocok
Crane Hydraulic Perlu sistem PTO Cocok

Jika kendaraan hanya digunakan untuk bak terbuka, varian standar bisa dipertimbangkan.

Namun jika membutuhkan hydraulic atau peralatan khusus, varian PTO lebih tepat.


Hino 136 HDX 5.8 PTO vs 6.8 PTO

Selain 5.8 PTO, Hino juga mempunyai varian 6.8 PTO.

Perbedaan utama adalah final gear.

Spesifikasi 136 HDX 5.8 PTO 136 HDX 6.8 PTO
Mesin N04C-WY N04C-WY
Kapasitas 4.009 cc 4.009 cc
Tenaga 136 PS 136 PS
Torsi 40 Kgm 40 Kgm
Transmisi RE61 RE61
Final Gear 5.857 6.833
GVW 8.600 kg 8.600 kg
Karakter Lebih seimbang Lebih kuat di traksi
Cocok Jalan raya + muatan Tanjakan + pekerjaan berat

Pilih 5.8 PTO jika:

  • Rute lebih banyak di jalan raya
  • Kontur jalan relatif normal
  • Membutuhkan kombinasi performa dan efisiensi
  • Jarak operasional cukup jauh

Pilih 6.8 PTO jika:

  • Banyak jalan menanjak
  • Medan proyek
  • Perkebunan
  • Membutuhkan traksi lebih besar
  • Prioritas pada daya tarik kendaraan

Kelebihan Hino 136 HDX 5.8 PTO

1. Mesin 136 PS

Memberikan tenaga yang cukup untuk berbagai kebutuhan angkutan.

2. Torsi 40 Kgm

Membantu kendaraan ketika membawa muatan.

3. Transmisi 6-percepatan

Memberikan fleksibilitas penggunaan di berbagai kondisi jalan.

4. Final gear 5.857

Memberikan karakter yang relatif seimbang antara traksi dan perjalanan.

5. Sudah mendukung aplikasi PTO

Sangat berguna untuk kendaraan yang menggunakan hydraulic.

6. Fleksibel

Dapat digunakan untuk berbagai karoseri dan kendaraan khusus.


Kekurangan Hino 136 HDX 5.8 PTO

Meskipun mempunyai banyak kelebihan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Harga lebih tinggi dibanding chassis standar

Karena memiliki sistem PTO, harga chassis dapat lebih tinggi.

Tidak semua usaha membutuhkan PTO

Jika kendaraan hanya digunakan sebagai bak terbuka, PTO mungkin tidak memberikan manfaat besar.

Kapasitas muatan tetap mengikuti GVW

PTO dan hydraulic menambah berat kendaraan sehingga kapasitas barang harus diperhitungkan.

Konsumsi BBM tergantung aplikasi

Penggunaan hydraulic dan pekerjaan berat dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar.


Tips Membeli Hino 136 HDX 5.8 PTO

Sebelum membeli, tentukan terlebih dahulu aplikasi kendaraan.

Jika untuk dump truck, tanyakan:

  1. Berapa volume bak?
  2. Berapa berat kosong karoseri?
  3. Merek hydraulic yang digunakan?
  4. Berapa kapasitas hydraulic?
  5. Apakah PTO sudah termasuk?
  6. Berapa lama pengerjaan karoseri?
  7. Berapa total harga kendaraan siap kerja?

Jangan hanya membandingkan harga chassis.

Yang lebih penting adalah membandingkan harga kendaraan siap operasional.


Kesimpulan

Hino 136 HDX 5.8 PTO merupakan pilihan menarik bagi pengusaha yang membutuhkan truk 6 roda dengan kemampuan untuk menggunakan perangkat tambahan berbasis hydraulic.

Mesin N04C-WY 4.009 cc menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 40 Kgm. Transmisi RE61 6-percepatan serta final gear 5.857 memberikan karakter yang cocok untuk berbagai kebutuhan angkutan.

Dengan GVW 8.600 kg, chassis ini dapat digunakan untuk berbagai jenis karoseri, seperti:

  • Dump truck
  • Arm roll
  • Tangki
  • Crane
  • Compactor
  • Kendaraan khusus

Untuk dump truck, kapasitas bak dapat dibuat dalam berbagai ukuran. Namun volume bak tidak boleh dijadikan patokan langsung kapasitas berat muatan karena berat material berbeda-beda.

Untuk konsumsi BBM, estimasi operasional berada di kisaran 4,5–7 km/liter, tetapi hasil sebenarnya sangat bergantung pada berat muatan, medan, kecepatan, kondisi kendaraan dan gaya mengemudi.

Untuk harga 2026, referensi dealer Hino Jakarta mencantumkan Rp456,3 juta untuk Hino 136 HDX 5.8 PTO chassis, belum termasuk BBN dan karoseri. (hinojakarta.com)

Dengan asumsi DP 30% dan bunga flat 8%, simulasi cicilan sekitar:

  • 1 tahun: Rp28,75 juta/bulan
  • 2 tahun: Rp15,44 juta/bulan
  • 3 tahun: Rp11,00 juta/bulan
  • 4 tahun: Rp8,78 juta/bulan

Pada akhirnya, pilihan Hino 136 HDX 5.8 PTO sangat bergantung pada jenis pekerjaan.

Jika membutuhkan dump truck, arm roll, crane atau kendaraan hydraulic lainnya, varian PTO lebih praktis dibanding membeli chassis standar kemudian melakukan modifikasi.

Lihat Selengkapnya [Harga Hino Dutro]

Hino 300 Dump Truk